Rabu, 22 Februari 2017

TERLAMBAT LAKUKAN SHALAT SUBUH? INI YANG DILAKUKAN RASULLAH SAW‎

copas dari sahabat 


‎Sebagai seorang manusia,  terlambat pasti sudah biasa dilakukan. Begitu juga Shalat, terutama saat lakukan Shalat Subuh. Karena Shalat Subuh merupakan salah satu shalat wajib dengan waktu pelaksanaan yang cukup singkat.
Dikutip dari inspiradata, Jika kita sudah terlambat melakukannya, lantas apa tindakan kita selanjutnya? 

Rasulullah SAW pernah bersabda:
“Aku khawatir kalian tidur nyenyak sehingga melewatkan Shalat Subuh.”
Kata Bilal:
“Saya akan membangunkan kalian.”
Mereka semua akhirnya tidur, sementara Bilal menyandarkan punggungnya pada hewan tunggangannya, namun Bilal akhirnya tertidur juga.

Nabi SAW bangun ketika busur tepian matahari sudah muncul. 
Kata Nabi SAW:
“Hai Bilal! Mana bukti ucapanmu?”
Bilal menjawab:
“Saya tidak pernah tidur sepulas malam ini.”

Rasulullah SAW bersabda:
‎"Sesungguhnya Allah mengambil nyawamu kapanpun Dia mau dan mengembalikannya kapanpun Dia mau". 

Allah ber-Firman:

"Allah memegang jiwa orang ketika matinya dan memegang jiwa orang yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa orang yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditetapkan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir".[Az-Zumar 42]

Hai Bilal! bangunlah dan suarakan azan.”
Rasulullah SAW berwudhu, setelah matahari agak meninggi sedikit dan bersinar putih, lalu Rasulullah SAW berdiri untuk melaksanakan Shalat. (Hadits Shahih Imam Bukhari, nomor 595)

‎Diriwayatkan dari Anas bin Malik r.a, bahwa Nabi s.a.w pernah bersabda:
“Siapa yang lupa untuk melaksanakan shalat, maka laksanakanlah ketika ingat, tanpa kaffarah [denda] atas lupanya itu kecuali dengan mengerjakan shalat tersebut.” 

Kemudian Rasulullah s.a.w membaca ayat (yang artinya):

Allah ber-Firman : 

 “Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan yang hak selain Aku, maka Sembahlah Aku dan "dirikanlah Shalat untuk mengingat Aku".[QS-20 Ţāhā 14].(Hadits Shahih Bukhari, nomor 597).

Selain itu terdapat contoh lain dalam hadis yang diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah r.a. 
Pada saat perang Khandaq, Umar bin Khattab datang setelah matahari terbenam. Umar mencaci-maki orang-orang kafir Quraisy.

Kata Umar:
‎“Ya Rasulullah! Saya hampir saja tidak melaksanakan shalat Asar sampai matahari hampir terbenam”.
Nabi SAW bersabda:
“Demi Allah! Aku belum melaksanakan shalat Asar.”
Kata Jabir:
 “Kami pergi ke Buthhan, kemudian Nabi SAW berwudhu untuk shalat dan kami pun berwudhu, lalu Nabi SAW melaksanakan shalat Asar setelah matahari terbenam, setelah itu beliau melaksanakan shalat Maghrib”. (Hadits Shahih Bukhari, nomor 596).

Itulah tadi yang dilakukan oleh Rasulullah saat beliau terlambat melaksanakan shalat, maka kita sebagai hamba yang patuh terhadap Rasulullah hendaklah kita meniru apa yang dilakukan Rasulullah saat beliau terlambat melaksanakan Shalat, karena Rasulullah juga termasuk manusia yang tak luput dari lupa seperti manusia lainnya.
Subhaana Rabbika Rabbil Izzati Amma Yashifun...

Wa'Salaamun 'alal Mursaliin
Walhamdulillahi Rabbil’Alaamiin
Aamiin Yaa Rabbal'alaamiin
★SELAMAT BER-IBADAH★

Minggu, 05 Februari 2017

Peringatan Bagi Mereka Yang Suka Mengolok-Olok Agama Islam


Pernah gak liat netizen yang ngetik 'takebeer' sebagai olok-olok atas kalimat 'Takbir'?
Ada dan banyak..

Pernah liat netizen ngata-ngatain muslim dengan istilah "dasar Onta Arab??"
Pernah dan banyak..

Pernah liat mereka-mereka yang suka mengubah-ubah Nama Allah ta'ala, Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam dengan maksud bercanda? Pernah dan sering..

Pernah nggak lihat foto2 para  ulama dan atau para habib direkayasa memakai daster?
Pernah bahkan dibuat viral dalam medsos...

Hati-hati, serem konsekuensinya, becandanya aja gak boleh apalagi kalo sampe sengaja memperolok-olok …..apalagi olok-olok disebarkan seorang Muslim demi mendunkung grup politiknya!!!.

Bahkan saking seremnya hukuman, sampai Allah SWT mengatakan "Tidak usah kamu minta ma’af". Yang artinya sudah Allah tutup pintu bagi mereka.
Na'udzubillah... Kalau Allah SWT sudah menutup pintuNya lantas siapa lagi yang bisa menolong? Tak ada. Tsumma na'udzubillah.

Perhatikan ayat-ayat ancaman Allah SWT ini dalam surat At-Taubah ayat 64-68 yang ditujukan bagi mereka yang suka memperolok-olok Allah, Rasulullah, Kitab Al-Quran, ajaran Islam.

At-Taubah 64.
Orang-orang yang munafik itu takut akan diturunkan terhadap mereka sesuatu surat yang menerangkan apa yang tersembunyi dalam hati mereka. Katakanlah kepada mereka: "Teruskanlah ejekan-ejekanmu [terhadap Allah dan Rasul-Nya]". Sesungguhnya Allah akan menyatakan apa yang kamu takuti itu.

At-Taubah 65.
Dan jika kamu tanyakan kepada mereka [tentang apa yang mereka lakukan itu], tentulah mereka akan menjawab: "Sesungguhnya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja". Katakanlah: "Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?"

At-Taubah 66.
Tidak usah kamu minta ma’af, karena kamu kafir sesudah beriman. Jika Kami mema’afkan segolongan daripada kamu [lantaran mereka taubat], niscaya Kami akan mengazab golongan [yang lain] disebabkan mereka adalah orang-orang yang selalu berbuat dosa.

At-Taubah 67.
Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, sebagian dengan sebagian yang lain adalah sama, mereka menyuruh membuat yang mungkar dan melarang berbuat yang ma’ruf dan mereka menggenggamkan tangannya. Mereka telah lupa kepada Allah, maka Allah melupakan mereka. Sesungguhnya orang-orang munafik itulah orang-orang yang fasik.

At-Taubah 68.
Allah mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang kafir dengan neraka Jahannam. Mereka kekal di dalamnya. Cukuplah neraka itu bagi mereka; dan Allah mela’nati mereka; dan bagi mereka azab yang kekal.

Ayat-ayat ini, yang turun 14 abad lampau, seperti baru turun saat-saat ini. Persis kita jumpai perilaku memperolok-olok Allah, Rasulullah, Kitab Al-Quran, ajaran Islam. Semoga kita semua terlindung dari murka Allah yang menutup dan menghardik "Tidak usah kamu minta maaf".

Maha Benar Allah dengan Segala FirmanNya.