Seorang cewek cantik ingin bunuh diri. Dia berdiri ditepi jembatan dan kebetulan lewat mas Nuridwan.
Melihat kecantikan cewek itu mulailah mas Nuridwan melancarkan jurus syair mautnya...
mas nur: "Duhai wanita idaman, sedang apakah gerangan dinda berdiri disana...?"
Cewek : "Jangan cegah saya... !! Saya mau bunuh diri...!"
Cewek : "Jangan cegah saya... !! Saya mau bunuh diri...!"
mas nur: "Baiklah, kanda tak akan mencegah... Namun sudilah berikan kecupan dinda yang terakhir sebagai kenang²an..."
Tanpa ragu sang cewek menghampiri mas nur dan memberikan kecupan yg sangat mesra serta bergairah dibibir mas nur...
Tanpa ragu sang cewek menghampiri mas nur dan memberikan kecupan yg sangat mesra serta bergairah dibibir mas nur...
Setelah sekian lama mereka berciuman, si mas nur bertanya lagi...
mas nur: "Dinda... Sungguh lembut dan nikmatnya kecupanmu. Satu hal yg kanda mau tanya... Kenapa dinda mau bunuh diri...??"
Sambil terisak-isak si cewek menjawab : "Hidup saya sudah tidak berarti lagi, mas... Kedua orang tua saya melarang saya berdandan seperti wanita... hiks... hiks... hiks..."
mas nur: "Cuih... Cuih... Kampreet...! Banci sialaaan lu....!!! Nyeburrr kali sonooo.....!!!"
mas nur: "Cuih... Cuih... Kampreet...! Banci sialaaan lu....!!! Nyeburrr kali sonooo.....!!!"