RENUNGAN JUMAT
Renungan Jumat kali ini mengajak kita untuk selalu berusaha menjadi orang ber-Tawakkal, yang selalu tegar, berteguh dan sepenuh hatinya berserah diri kepada Allah atas segala ikhitiarnya.
Allah ber-Firman :
"Sesungguhnya Tuhanmu akan menyelesaikan perkara antara mereka dengan keputusan-Nya, dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.....Sebab itu ber-Taqwalah kepada Allah, sesungguhnya kamu berada di atas kebenaran yang nyata".[An-Naml 78-79]
“Dan ikutilah apa yang diwahyukan Tuhan kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.....dan ber-Tawakkal-lah kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagai Pemelihara”.[Al-'Aĥzāb 2-3]
Ber-tawakkal itu bukanlah sikap ber-pasrah diri saja, melainkan suatu sikap mental serta aktivitas hati untuk selalu menyandarkan segala hasil ikhtiar kepada-Nya, sebagai wujud dari ke-Iman-an dan ke-Taqwa-an.
Allah ber-Firman :
"Hai orang-orang yang ber-Iman, ingatlah kamu akan nikmat Allah yang diberikan-Nya kepadamu, di waktu suatu kaum bermaksud hendak menggerakkan tangannya kepadamu untuk berbuat jahat, maka Allah menahan tangan mereka dari kamu. Dan BER-TAQWA-LAH KEPADA ALLAH, DAN HANYA KEPADA ALLAH SAJALAH ORANG-ORANG MUKMIN ITU HARUS BER-TAWAKAL".[Al-Mā'idah 11]
"SESUNGGUHNYA ORANG-ORANG YANG BER-IMAN ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah Iman mereka karenanya, dan HANYA KEPADA TUHANLAH MEREKA BER-TAWAKALLAH“.[Al-'Anfāl 2]
Allah senantiasa nemiliki rencana yang terindah buat kita, namun tidak jarang hal itu bertentangan dengan harapan, maka usahakanlah untuk selalu ikhlas dan mensyukuri apapun bentuk ketetapan-Nya, karena semua yang terjadi pastilah yang terbaik bagi diri kita.
Allah ber-Firman :
"Maka sesuatu yang diberikan kepadamu, itu adalah kenikmatan hidup di dunia; dan yang ada pada sisi Allah lebih baik dan lebih kekal bagi orang-orang yang ber-Iman, dan hanya kepada Tuhan mereka, mereka ber-Tawakkal".[Ash-Shūraá 36]
“Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. BOLEH JADI KAMU MEMBENCI SESUATU, PADAHAL IA AMAT BAIK BAGIMU, DAN BOLEH JADI PULA KAMU MENYUKAI SESUATU, PADAHAL IA AMAT BURUK BAGIMU; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui”. [Al-Baqarah 216].
Pada hakikatnya seseorang telah ber-Tawakkal, bila dia hanya memohon pertolongan dan perlindungan serta menyandarkan diri kepada Allah.
Allah ber-Firman :
"Sesungguhnya kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi. Dia menghidupkan dan mematikan. Dan SEKALI-KALI TIDAK ADA PELINDUNG DAN PENOLONG BAGIMU SELAIN ALLAH".[At-Tawbah 116]
"Mengapa kami tidak akan ber-Tawakkal kepada Allah padahal Dia telah menunjukkan jalan kepada kami, dan kami sungguh-sungguh akan bersabar terhadap gangguan-gangguan yang kamu lakukan kepada kami. Dan HANYA KEPADA ALLAH SAJA ORANG-ORANG YANG BER-TAWAKKAL ITU, BER-SERAH DIRI".['Ibrāhīm 12]
Ber-Serah Diri adalah tumpuan terakhir atas suatu usaha atau perjuangan, sebab itu hanya kepada Allah kita serahkan segala urusan.
Allah ber-Firman :
"Dan kepunyaan Allah-lah apa yang ghaib di langit dan di bumi dan KEPADA-NYA-LAH DIKEMBALIKAN SEMUA URUSAN-URUSAN, MAKA SEMBAHLAH DIA, DAN BER-TAWAKKAL-LAH KEPADA-NYA. Dan sekali-kali Tuhanmu tidak Lalai dari apa yang kamu kerjakan”.[Hud 123]
“Orang yg Beriman ( - Kelak kamu akan ingat kepada apa yang kukatakan kepada kamu. Dan AKU MENYERAHKAN URUSANKU KEPADA ALLAH. SESUNGGUHNYA ALLAH MAHA MELIHAT AKAN HAMBA-HAMBA-NYA".[Ghāfir 44]
Maha Benar Allah dengan segala Firman-Nya.
Allah ber-Firman :
"Maka disebabkan Rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. SESUNGGUHNYA ALLAH MENYUKAI ORANG-ORANG YANG BER-TAWAKKAL KEPADA-NYA".['Āli `Imrān 159]
"Dan belanjakanlah harta bendamu di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik".[Al-Baqarah 195]
"Karena itu Allah memberikan kepada mereka Pahala di Dunia dan Pahala yang Baik di Akhirat. Dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan".['Āli `Imrān 148]
Semoga Renungan Jumat ini bermanfaat bagi kita semua agar supaya kita mampu untuk menjadi insan ber-Tawakkal yang selalu tegar dan berteguh hati didalam menghadapi kejadian apapun di Kehidupan Dunia ini.
Subhaana Rabbika Rabbil Izzati Amma Yashifun...
Wa'Salaamun 'alal Mursaliin
Walhamdulillahi Rabbil’Alaamiin
Aamiin Yaa Rabbal'alaamiin
★SELAMAT BER-IBADAH★
