Jumat, 17 Juni 2016

RENUNGAN JUMAT 17.06.2016

RENUNGAN JUMAT
Copas dari Ibrahim Hadju
Kehidupan dunia saat ini terasa aneh, disekeliling kita semakin banyak orang yang berperilaku mengerikan, seakan mereka hidup di-dunia ini untuk selama-lamanya, hingga melupakan kehidupan selanjutnya, padahal kehidupan ini bersifat fana dan masing-masing kita mempunyai batas waktu di-dunia.

Allah ber-Firman :

“Allah bertanya : "Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?"....mereka menjawab: "Kami tinggal di bumi sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung".....Allah ber-Firman : "KAMU TIDAK TINGGAL DI BUMI MELAINKAN SEBENTAR SAJA, kalau kamu sesungguhnya mengetahui."”.[Al-Mu'minūn 112-114]
“Tiap-tiap umat mempunyai Batas Waktu; maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat pula memajukannya”.[Al-'A`rāf 34].
Dalam Al-Quran tersurat bahwa orang-orang yang sibuk dengan Kehidupan Dunia serta tidak yakin akan adanya Kehidupan Akhirat, pasti kelak akan merugi.

Allah ber-Firman :

“Sesungguhnya Al Quran ini memberikan petunjuk kepada jalan yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu'min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar,.....dan SESUNGGUHNYA ORANG-ORANG YANG TIDAK BER-IMAN KEPADA KEHIDUPAN AKHIRAT, KAMI SEDIAKAN BAGI MEREKA AZAB YANG PEDIH".[Al-'Isrā' 9-10]
Bila kita tidak lalai, kita akan terhanyut dalam arus yang makin menjauhkan hidup kita dari keadaan sebenarnya.
Kita akan semakin disibukan dengan kegemerlapan duniawi yang tidak ada putusnya, bagaikan kecanduan narkoba yang tidak dapat dihentikan. Banyak orang yang lalai bahwa tujuan hidupnya, adalah untuk mengumpulkan bekal guna kehidupan selanjutnya.

Allah ber-Firman :

"Dan, jika sekiranya kamu melihat mereka ketika orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Tuhannya, mereka berkata : "YA TUHAN KAMI, KAMI TELAH MELIHAT DAN MENDENGAR, MAKA KEMBALIKANLAH KAMI KE DUNIA, KAMI AKAN MENGERJAKAN AMAL SALEH, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang yakin".[As-Sajdah 12]
"Dan pada hari itu diperlihatkan neraka Jahannam; dan pada hari itu ingatlah manusia, akan tetapi tidak berguna lagi mengingat itu baginya.....Dia mengatakan : "ALANGKAH BAIKNYA KIRANYA AKU DAHULU MENGERJAKAN AMAL SALEH UNTUK HIDUPKU INI".[Al-Fajr 23-24]
"Sesungguhnya orang-orang yang ber-Iman, mengerjakan Amal Saleh, mendirikan Shalat dan menunaikan Zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati".[Al-Baqarah 277]
Dunia hanyalah terminal persinggahan. Sedangkan yang abadi ialah kehidupan setelah kematian sebagai sebuah proses perpindahan ketempat yang lebih mulia, yang akan merupakan musibah bagi orang-orang yang lalai membawa bekal lalu mereka menyesalinya, namun merupakan kenikmatan bagi orang-orang ber-iman yang rajin ber-amal shaleh.

Allah ber-Firman :

“Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu, hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata: "YA TUHANKU KEMBALIKANLAH AKU KE DUNIA,....AGAR AKU BERBUAT AMAL YANG SALEH TERHADAP YANG TELAH AKU TINGGALKAN". Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampal hari mereka dibangkitkan".[Al-Mu'minūn 99-100]
"Sesungguhnya orang-orang yang ber-Iman dan mengerjakan Amal-Amal Saleh, bagi mereka surga-surga yang penuh kenikmatan,....Kekal mereka di dalamnya; sebagai janji Allah yang benar. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana".[Luqman 8-9]
Maha Benar Allah dengan segala Firman-Nya.

Allah ber-Firman :

""Dan orang-orang Kafir amal-amal mereka adalah laksana Fatamorgana di tanah yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi bila didatanginya air itu dia tidak mendapatinya sesuatu apapun. Dan didapatinya ketetapan Allah disisinya, lalu Allah memberikan kepadanya perhitungan amal-amal dengan cukup, dan Allah adalah sangat cepat perhitungan-Nya".[An-Nūr 39]
"Sesungguhnya orang-orang yang ber-Iman dan ber-Amal Saleh, mereka mendapat Pahala yang tiada putus-putusnya".[Fuşşilat 8]
Semoga kita semua termasuk insan yang selalu ingat akan Kehidupan Akhirat sebagai kehidupan yang sebenarnya, yang tidak terperdaya oleh Fatamorgana keduniawian, dan yang mengibaratkan mengarungi samudera kehidupan ini ibarat para pengembara, yang sementara dan sebentar.
Subhaana Rabbika Rabbil Izzati Amma Yashifun...
Wa'Salaamun 'alal Mursaliin
Walhamdulillahi Rabbil’Alaamiin
Aamiin Yaa Rabbal'alaamiin
★SELAMAT BER-IBADAH★