Selasa, 12 Juli 2016

HATI-HATI TERGELINCIR, KITA BUKAN SIAPA-SIAPA

copas dari WA grup,

: :             
🐊   " HATI-2 TERGELINCIR " KITA BUKAN SIAPA-SIAPA

Nu'man bin Tsabit yg dikenal dg sebutan Abu Hanifah, atau populer disebut IMAM HANAFI, pernah  berpapasan dng anak kecil yg berjalan mengenakan sepatu kayu (terompah kayu).
Sang imam berkata :"Hati-hati nak dng sepatu kayumu itu, Jangan sampai kau tergelincir".
Bocah ini pun tersenyum dan mengucapkan terima kasih atas perhatian Abu Hanifah.

"Bolehkah saya tahu namamu Tuan?" tanya si bocah.
"Nu'man namaku", Jawab sang imam."
"Jadi, Tuan lah yg selama ini terkenal dng gelar al-imam al-a'dhom. (Imam agung) itu..??" Tanya si BOCAH.
"Bukan aku yg memberi gelar itu, Masyarakat-lah yg berprasangka baik dan memberi gelar itu kepadaku"
"Wahai Imam, hati2 dg gelarmu. Jangan sampai Tuan tergelincir ke neraka karena gelar...! Sepatu kayuku ini mungkin hanya menggelincirkanku di dunia. Tapi gelarmu itu dapat menjerumuskan-mu ke dalam api yg kekal jika kesombongan dan keangkuhan menyertainya".

Ulama besar yg diikuti banyak umat Islam itupun tersungkur menangis....
Imam Abu Hanifah bersyukur. Siapa sangka, peringatan datang dari lidah seorang bocah.
Betapa banyak manusia tertipu karena jabatan, tertipu karena kedudukan, tertipu karena gelar, tertipu karena kemaqoman, tertipu karena harta yg berlimpah, tertipu krn status sosial & kemasyhurannya...

Jangan sampai kita tergelincir...
jadi angkuh dan sombong karena gelar, jabatan, status sosial dan kedudukannya di dunia.
Semoga tidak sampai kita jadikan gelar dunia untuk kesombongan

PEPATAH MENGATAKAN :
"SEPASANG TANGAN YG MENARIKMU KALA TERJATUH LEBIH HARUS KAU PERCAYAI, DARIPADA SERIBU TANGAN YG MENYAMBUTMU KALA TIBA DI PUNCAK KESUKSESAN" 
Mari kita bina hubungan baik dng sahabat-sahabat kita...
Karena sahabat yg baik adalah lentera di kegelapan..
Kadang cahayanya baru terasa ketika dunia terasa gelap...
Seperti diketahui bahwa:

"TIDAK AKAN MASUK SURGA orang yang dalam hatinya ada sifat sombong, walaupun hanya seberat biji sawi"
(Hadits Riwayat Muslim).

JANGANLAH KITA MEREMEHKAN NASEHAT, WALAU DATANGNYA DARI SEORANG 'BOCAH INGUSAN'.
"Undhur maa qiila wa laa tandhur man qaala" - "Perhatikan APA yg disampaikan dan jangan melihat SIAPA yg menyampaikan"

Semoga bermanfa'at.
_______________________